Elastic Cloud Server, sebuah server root generasi berikutnya, telah membawa industri dengan badai. Bisnis semakin beralih ke solusi gelombang baru ini untuk mengurangi biaya dan menyesuaikan sumber daya sesuai kebutuhan bisnis mereka https://cbtp.co.id/vps-cloud/.


Sederhananya, ini menyediakan pengguna dengan server virtual bersama dengan volume sumber daya yang tepat (CPU, RAM, HDD, cadangan, dan load balancers) untuk menyesuaikan dengan berbagai kebutuhan mereka. Server-server ini ditempatkan di lingkungan pusat data yang lengkap di mana infrastrukturnya sangat redundan dan dapat diakses.

Tidak ada periode penguncian layanan. Karenanya, pengguna dapat mengkonfigurasi sumber daya yang sesuai. Elastic Cloud Server cukup fleksibel dalam hal penagihan karena pemanfaatan sumber daya dihitung setiap jam atau bulanan. Selain itu, pengguna dapat memperluas atau mengontrak sumber daya kapan pun diperlukan.

Mari kita lihat sekilas bagaimana hosting server cloud yang elastis dapat membantu organisasi dalam menyederhanakan operasi bisnis mereka:

Penskalaan otomatis – Fitur ini memungkinkan pengguna untuk meningkatkan atau menurunkan kapasitas server secara otomatis di ujung jari mereka. Mereka tidak lagi harus menunggu berjam-jam atau berhari-hari. Dengan panel kontrol yang sangat intuitif, pengguna dapat membuat perubahan dalam pengaturan.

Kontrol penuh – Apakah itu seperangkat sumber daya atau jaringan server, pengguna dapat mengelola sumber daya secara sederhana, namun efektif melalui panel kontrol yang kuat. Bagaimanapun, mereka menikmati kontrol komprehensif atas instance. Dengan akses tingkat root ke setiap instance, pengguna dapat dengan mudah menghubungkan dan mengalokasikan sumber daya berdasarkan kebutuhan bisnis mereka yang berubah. Selain itu, mereka dapat menonaktifkan instans mereka begitu mereka mengambil data yang sangat penting pada segmen boot. Di kemudian hari, instance ini dapat dipulihkan melalui API layanan web.

Fleksibilitas – Pengguna dapat membuat, meningkatkan dan menghapus server virtual, mengatur penyediaan penyimpanan, cadangan, alamat IP, dan pengaturan sumber daya terkait lainnya melalui panel kontrol berbasis web. Selain itu, mereka dapat terus mengawasi pemanfaatan sumber daya melalui laporan grafis lengkap.

API – Elastic Cloud Server memberikan akses mudah ke API bagi pengguna. Ini memberdayakan mereka untuk mengelola semua server dan sumber daya secara bijaksana. Misalnya, mereka dapat menginstal server ke SaaS secara mulus dan mem-boot beberapa server secara otomatis.

DNS – Atribut lain yang mencekam dari server cloud elastis adalah DNS. Pengguna mendapatkan lapisan tambahan keamanan DNS ketika nama domain ditempatkan pada server DNS. Penggabungan langkah keamanan ini membuat mereka kurang rentan terhadap lonjakan kelebihan yang tidak terduga. Bahkan, integrasi domain cepat memberi pengguna dan pengunjung online pengalaman kelas dunia.

Load balancing – Pengguna tidak perlu lagi khawatir tentang kemacetan kinerja situs web yang disebabkan oleh volume lalu lintas web yang tinggi. Atribut ini secara otomatis menyebar volume lalu lintas yang masuk di beberapa instance di cloud. Karenanya, situs web tetap aktif dan berjalan bahkan selama waktu sibuk.

Add Your Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *